Jumat, 13 Maret 2015
puisi
NYANYIAN RINDU SAHABAT
Setetes embun ku rasakan dalam bingarnya kehidupan
Gemericik suara air berdesir-desir
Sejuknya bayu yang membelai rambutku
Namun, suasana itu tiba-tiba hilang semuanya terasa gelap
Dan angin menusuk kulit dalamku terasa begitu dingin
Saat ku teringat akan kerinduanku yang teramat pilu
Kerinduanku bagai berjuta-juta abad
Yang tak kan ada penawarnya
Tahukah engkau sobat,,
Ku rindukan dirimu dalam anganku
Selalu ingatlah janji manis yang kita ikrarkan
Ku tahu rinduku adalah rindumu
Maka, atas kerinduanku ini
Ku senandungkan sebuah syair cinta dalam kalbu
Yang ku kenang sebagai nyanyian rindu sahabat
puisiku
JASAMU PAK TANI
Ketika bulan mulai tenggelam
Ketika sang mentari kembali muncul
Kau kenakan caping dikepalamu dan kau gantungkan cangkul dipundakmu
Dari terbitnya fajar hingga ia terbenamnya kembali
Kau tinggalkan keluargamu dengan niat suci dihatimu
Walau dengan kulit yang mulai mengeriput
Tetap kau kobarkan semangat dan jiwa ragamu
Sinar mentari yang menyengat tubuhmu tak pernah kau pedulikan
Hingga tetesan keringat didahimu hanya kau usap dengan tangan
Pak Tani..
Karena perantara darimu kami hidup dan mencari sesuap nasi
Karena perantaramu kami tak lagi seperti dulu
Ku tahu,,
Perjuanganmu tak hanya untuk keluargamu
Tetapi untuk semua insan di negeri ini
Terimakasih Pak Tani….
Jasamu kan selalu terkenang dalam sanubari
Langganan:
Postingan (Atom)