Senin, 05 September 2016

puisi cinta



PERASAAN KALBU
Geletak-geletak balok yang terseret berantakan
Memberontak ketika hati menjerit berharap tegak kembali
Dan inilah hatiku yang dulu berantakan tiada arah
Tertata kembali ketika kau hadir
Menjadi penawar luka yang pernah tertera
Seolah hati ini begitu bahagia
Terasa ada kekuatan yang merangkai perjalanan hidupku
Asmara yang bergetar membangkitkan jiwa
Cinta yang tumbuh di hati ini takkan mudah goyah
Aku tak punya cara tuk mengungkapkan semua rasa di hati ini
Hanya lewat setitik tinta dan selembar kertas putih ini ku ingin ungkapkan

Jumat, 13 Maret 2015

puisi

NYANYIAN RINDU SAHABAT Setetes embun ku rasakan dalam bingarnya kehidupan Gemericik suara air berdesir-desir Sejuknya bayu yang membelai rambutku Namun, suasana itu tiba-tiba hilang semuanya terasa gelap Dan angin menusuk kulit dalamku terasa begitu dingin Saat ku teringat akan kerinduanku yang teramat pilu Kerinduanku bagai berjuta-juta abad Yang tak kan ada penawarnya Tahukah engkau sobat,, Ku rindukan dirimu dalam anganku Selalu ingatlah janji manis yang kita ikrarkan Ku tahu rinduku adalah rindumu Maka, atas kerinduanku ini Ku senandungkan sebuah syair cinta dalam kalbu Yang ku kenang sebagai nyanyian rindu sahabat

puisiku

JASAMU PAK TANI Ketika bulan mulai tenggelam Ketika sang mentari kembali muncul Kau kenakan caping dikepalamu dan kau gantungkan cangkul dipundakmu Dari terbitnya fajar hingga ia terbenamnya kembali Kau tinggalkan keluargamu dengan niat suci dihatimu Walau dengan kulit yang mulai mengeriput Tetap kau kobarkan semangat dan jiwa ragamu Sinar mentari yang menyengat tubuhmu tak pernah kau pedulikan Hingga tetesan keringat didahimu hanya kau usap dengan tangan Pak Tani.. Karena perantara darimu kami hidup dan mencari sesuap nasi Karena perantaramu kami tak lagi seperti dulu Ku tahu,, Perjuanganmu tak hanya untuk keluargamu Tetapi untuk semua insan di negeri ini Terimakasih Pak Tani…. Jasamu kan selalu terkenang dalam sanubari

hjhhjhh

puisiku